6.11.11

PENYUSUNAN PERSONALIA

PENYUSUNAN PERSONALIA

A. Proses Penyusunan Personalia.

Penyusunan personalia adalah fungsi manajemen yang berhubungan dengan perekrutan, penempatan, lahan, dan pengembangan anggota organisasi. Kegiatan – kegiatan penyusunan personalia berhubungan dengan tugas – tugas kepemimpinan, motivasi, dan komunikasi. Lalu pembahasannya menjadi bagian dari fungsi pengarahan. Fungsi tersebut berhubungan dengan fungsi pengorganisasian. Semua fungsi manajemen saling berkaitan sehingga fungsi penyusunan personalia harus dilakukan oleh manajer.

Proses Penyusunan PersonaliaProses penyusunan personalia adalah serangkaain kegiatan yang dijalankan secara berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan personalia organisasi dengan SDM, posisi, dan waktu yang tepat. Proses ini dilaksanakan dalam dua lingkungan yang berbeda yaitu lingkungan eksternal dan lingkungan internal. Unsur – unsurnya terdapat dalam organisasi. Langkah – langkah proses ini mencakup:

1.Perencanaan sumber daya manusia : dirancang untuk memenuhi kebutuhan personalia organisasi.
 2.Penarikan : berhubungan dengan pengadaaan calon – calon yang sesuai dengan rencana sumber daya manusia.
3.Seleksi : penilaian dan pemilihan para calon personalia.
4.Pengenalan dan orientasi : dirancang untuk membantu para calon yang terpilih dapat menyesuaikan diri.
5.Latihan dan pengembangan : bertujuan untuk meningkatkan kemampuan individu dan kelompok demi efektivitas organisasi.
6.Penilaian pelaksanaan kerja : membandingkan pelaksanaan kerja perseorangan dan tujuan – tujuan yang dikembangkan untuk posisi tersebut.
7.Pemberian balas jasa dan penghargaan : digunakan sebagai kompensasi pelaksanaan kerja dan motivasi untuk pekerjaan selanjutnya.8.Perencanaan dan Pengembangan karir : mencakup promosi, demosi, penugasan kembali, pemecatan, dan pensiun.

B. Perencanaan Sumber Daya Manusia.

Ada bagian perencanaan personalia:
• Penentuan jabatan2 yg harus diisi, kemampuan yg dibutuhkan karyawan utk melaksanakan pekerjaan tsb, dan brp jmlh karyawan utk melaksanakan pekerjaan tsb
• Pemahaman pasar tenaga kerja dimana karyawan potensial ada
• Pertimbangan kondisi permintaan dan penawaran karyawan

C. Penarikan dan Seleksi Karyawan.

Seleksi karayawa adalah suatu proses untuk menentukan orang yang di ramal akan menempati suatu posisi jabatan yang di tawarkan suatu perusahaan.
Secara umum ada 3 tujuan seleksi:
1.Untuk mengetahui kecakapan seorang pegawai.
2.Berusaha untuk mendapatkan tenaga kerja yang cocok dengan pekerjaan yang dipangkunya.
3.Berusaha untuk mendapatkan tenaga kerja tidak hanya yang cock pada saat sekarang tetapi tenaga kerja yang memiliki potensi untuk di kembangan di kemudian hari.

Proses seleksi
Proses seleksi di mulai salah semua lamaran memenuhi syarat dan di terima. Proses ini melibatkan serangkaian tahap yang menambah komplektivitas sebelum pegawai di ambil. Jadi proses seleksi adalah Serangkaian kegiatan yang di gunakan untuk memutuskan apakah pelamar di terima atau tidak. Langkah-langkah ini mencakup pemanduan kebutuhan pelamar dan organisasi. Dalam banyaknya personalia penarikan dari seleksi di gabungkan dan disebut dengan istilah Employedment pansel.

Proses seleksi adalah: Pusat manajemen kepegawaian dan requitment dilakukan untuk membantu proses seleksi ini. Bila seleksi diadakan tidak tepat maka daya upaya sebelumnya akan sia-sia saja oleh karena itu tidaklah berlebihan bila di nyatajkan bahwa seleksi adalah kunci sukses manajeme kepegawaian.

D. Latihan dan Pengembangan Karyawan.

Suatu organisasi hanya dapat berkembang dan terus hidup bila selalu tanggap perubahan lingkungan, teknologi,dan ilmu pengetahuan
�� Berbagai aktivitas yg dapat dilakukan oleh suatu organisasi utk pengembangan tenaga kerja, yaitu:

• Pelatihan/pendidikan
ü Pelatihan/pendidikan
ü investasi jangka
ü panjang pd SDM
ü memperbaiki/meningkatkan
ü Pengetahuan, keterampilan dan sikap pegawai ybs lebih maju.

• Rotasi Jabatan
ü Seorang karyawan ditugaskan memegang jabatan yg berbeda dari satu waktu ke waktu yg lain
ü memahami pelaksanaan berbagai tugas, memperoleh pengetahuan yg lebih luas

• Delegasi
Agar delegasi dapat efektif, harus memperhatikan:
ü tugas, wewenang, dan pertanggung jawaban
ü Delegasi diberikan pd orang yg tepat, agar dapat melaksanakan tugas tsb
ü Delegasi harus dibarengi dgn peralatan, waktu, biaya yg diperlukan
ü Penerima delegasi harus dimotivasi dgn memberikan insentif yg diperlukan

• Promosi
Kegiatan pemindahan karyawan dari satu jabatan ke jabatan yg lebih tinggi, dimana tugas, wewenang, dan tanggung jawab lebih tinggi dari sebelumnya.

• Konseling
Dalam setiap organisasi, karyawan dpt dibagi 2, yaitu: Penasehat (manajer) dan yang dinasehati (karyawan bawahannya). Nasehat khususnya yg berhubungan dgn pelaksanaan pekerjaan bahkan persoalan pribadi.
• Konferensi
ü Ikut serta dalam suatu konferensi bagi seseorang akan banyak memberi pengalaman, pengetahuan dlmberbagai bidang& dapat menambah keterampilan.
ü �� Cara menyelenggarakan konferensi, proses rapat, cara diskusi, dan pengambilan keputusan akan membawa dampak pada setiap orang yg turut dalam suatu konferensi

E. Pemberian Kompensasi Kepada Karyawan.
Kompensasi adalah pemberian finansial sebagai balas jasa untuk pekerjaan yang dilaksanakan dan motivator untuk melaksanakan pekerjaan yang akan dating. Hal ini adalah masalah yang membingungkan bagi personalia karena mempengaruhi sudut pandangan para karyawan.

Penetuan KompensasiTiga faktor penentu praktek mnajemen dan kebijaksanaan :

1.Kesediaan membayar. (memberi upah secara adil adalah pernyataan yang tidak berlebihan bagi para manajer. Karena itu manajer, berharap bahwa karyawan bekerja sesuai upah yang mereka terima. Manajer juga harus memotivasi bawahannya agar upah yang lebih dapat mereka terima)

2.Kemampuan membayar. (dalam jangka panjang, realisasi pemberian kompensasi tergantung pada kemampuan finansial dari perusahaan. Faktor penurunan produktivitas karyawan dan inflasi akan mempengaruhi pendapatan nyata karyawan)

3.Perayaratan – persyaratan pembayaran. (dalam jangka pendek, penggajian sangat terganting pada tekanan eksternal, contoh, pemerintah, organisasi karyawan, kondidi permintaan dan penawaran SDM dan pesaing)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar