11.7.13

NEGERI 1001 CERITA

Itulah kalimat yang cocok untuk kondisi sekarang di negara ini. Banyak sekali cerita permasalah – permasalahan yang muncul bahkan dalam hal – hal yang bisa dibilang cukup tidak masuk diakal.


Pertama ketika hukum tidak adil dan keadilannya hanya berlaku untuk orang – orang yang berduit sedangkan orang – orang yang tidak mampu menerima imbas dari ketidak adilan. Dimana hukum seseorang yang mencuri 3 biji coklat tidak sebanding dengan orang – orang yang mencuri uang negara dan bahkan dia pun diberi pengacara untuk meringankan beban hukuman atau bahakan untuk membuatnya tidak bersalah meskipun dia tau bahwa orang itu bersalah.


Kedua ketika pengobatan hanya untuk orang – orang kaya sedangkan orang yang tidak mampu dipaksa untuk tidak sakit. Yahhh… pastinya karena alasan biaya, coba kalo kita lihat sekarang banyak RS yang meminta uang administrasinya di lunasi terlebih dahulu sebelum berobat, hhmmm… padahal kan nyawa lebih penting.


Ketiga ketika toleransi sudah luntur maka tidak adanya rasa percaya dan timbulnya rasa curiga terhadap sesama bahkan hingga sampai timbulnya konflik – konflik sosial. Hmm., ironis, padahal negara ini adalah negara yang heterogen tetapi sikap untuk saling bertoleransi bukannya semakin kuat malah menjadi sebaliknya. 


Hhhhmmmm…..


Mau bagaimana lagi itulah beberapa contoh yang mewakili dari kisah Negeri 1001 cerita yang lain. Tetapi dari itu cerita itu semua bukan berarti karena negara ini begitu rusak kita bisa pindah kenegara lain, melainkan bagaimana kita bisa memberikan sesuatu yang baik untuk negara ini menuju ke tempat yang lebih baik. “Dunia ini tidak ada negara yang jelek” yang membuat negara itu menjadi jelek adalah oknum – oknumnya. 
 



Karya : Riski Nugroho Putra

Tidak ada komentar:

Posting Komentar